setiap hela nafasmu
setiap madah tuturmu
setiap ucapan manismu
setiap degupan cintamu
aku rindu
setiap wajah yang berkisah
menjadi lumrah di dalam resah
jiwaku yang tersadai
ke kancah derita dunia
duhai intan engkau laksana
secebis cahaya di waktu duka
mengapakah kelam di dasar kesuma
apakah aku yang bersalah??
di pondok ini
aku bersama sekeping hati
mengharap rahmat datang kembali
semoga bersinar kembali
ya rahman ya aziz
aku bersujud memohon restu
agar diperkuat jiwa ini
keteguhan sanubari
untuk menghadapi beberapa ketika
sebelum ku temui sinar bahagia
Tiada ulasan:
Catat Ulasan